Mas Wahyu Aku hanyalah orang desa yang mempunyai mimpi ingin menjadi Presiden RI

Ciri Ciri Teks Eksposisi, Penjelasan, Struktur dan Kaidahnya

Ciri Ciri Teks Eksposisi – Teks Eksposisi ialah teks yang nonfiksi, teks ini bertujuan untuk memuat dan memaparkan suatu informasi atau sebuah pengetahuan berdasarkan fakta yang sebenarnya atau fakta ilmiah.

Sebuah informasi atau pengetahuan dalam teks eksposisi di jelaskan atau di sampaikan dengan singkat dan padat juga akurat.

Informasi atau pengetahuan tersebut wajib meliputi seperti apa, siapa, dimana, kapan, bagaimana, mengapa berdasarkan dengan fakta yang sebenarnya.

Teks eksposisi berisikan sebuah informasi atau fakta yang bisa di pertanggungjawabkan kebenarannya kepada penulis.

Mari kita simak apa saja ciri-ciri, struktur, definisi dan contoh teks eksposisi.

Pengertian Teks Eksposisi

Ciri ciri Teks Eksposisi
pixabay,com

Teks eksposisi merupakan sebuah teks atau tulisan dengan menjelaskan suatu informasi ataupun ilmu pengetahuan yang tertentu secara ilmiah.

Terkadang memuat informasi yang menjawab 5W dan 1H, merupakan singkatan dari what (apa), who (siapa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), dan how (bagaimana).

Kalimat fakta berisikan suatu kalimat yang sesuai dengan kenyataan. Penulis juga menambahkan opininya pada tulisan yang disampaikan kepada pembaca.

Teks ini bertujuan untuk meyakinkan seorang pembaca tentang suatu permasalahan, dengan sifatnya argumentatif.

Teks eksposisi berisikan kalimat argumentasi yang berupa fakta-fakta, pernyataan para ahli, dan juga alasan logis yang sesuai dengan data temuan.

Selain dari itu, teks ini terdiri dari suatu topik yang memberikan informasi faktual kepada pembaca.

Teks ini harus memperhatikan isi, struktur dan juga kebahasaan dari teks tersebut.

Sumber karangan penulis di dapatkan dari hasil observasi atau dari hasil pengamatan, penelitian, argumen, dan sebuah pengalaman.

Ide pokok teks eksposisi berisi tentang identifikasi suatu permasalahan, argumen dan pengetahuan untuk dibaca.

Jenis teks satu ini biasanya hanya memuat informasi ilmiah dan telah terbukti kebenarannya.

Maka isi dari teks tersebut tidak boleh di buat-buat atau karangan fiktif, karena tujuan dan fungsi dari penulisan eksposisi ialah untuk menjelaskan informasi, sebuah fenomena atau peristiwa yang sifatnya tertentu.

Sehingga dapat menambah pengetahuan bagi pembacanya.

Langkah pembuatan teks eksposisi dimulai dengan menentukan sebuah topik terlebih dahulu, menyusun kerangka, kemudian mengembangkan kerangka tersebut menjadi sebuah teks.

Setelah mengembangkan kalimat tersebut, penulis meninjau melihat atau mengoreksi ulang isinya untuk diperbaiki.

Ciri Kebahasaan Teks eksposisi

Ciri Kebahasaan Teks Eksposisi
pixabay.com

Teks eksposisi memakai kata penghubung seperti misal meskipun, demikian, sebaliknya, oleh sebab itu dan pertama.

Konjungsi dipakai untuk tanda penghubung antara kalimat tunggal dan juga kalimat beragam.

Kalimat tunggal sendiri terdiri dari satu subjek, satu predikat, objek, dan juga keterangan seperti waktu dan tempat jika ada.

Misalnya kalimat majemuk atau kalimat beragam tunggal yaitu Trio (subjek) berteman (predikat) dengan Ilyas (objek).

Dan kalimat majemuk terdiri dari satu subjek atau dua predikat lebih di dalamnya. Kalimat ini memakai keterangan sebagai pelengkap di dalamnya.

Seperti misal kalimat majemuk yaitu Trio memakai celana merah dan temannya memakai baju putih.

Ciri Ciri Bahasa Teks Eksposisi antara lain :

  • Menggunakan pronomina

Kalimat dalam teks digunakan untuk mengganti orang atau sebuah benda. Misalnya seperti kita, aku, kami, saya, atau mereka.

  • Nomina

Nomina adalah kata yang menyertai kata tempat, nama orang, dan juga nama benda.

  • Kata Adverbia

Kalimat yang terdapat dari teks eksposisi kebanyakan menggunakan keterangan kata kerja (verba), kata benda (nomina), dan kata sifat (adjektiva).

Ciri Ciri Teks Eksposisi

Bahasa dalam teks eksposisi memiliki banyak konjungsi atau kata penghubung.

Kata penghubung seperti pertama, meskipun, sedangkan, sebaliknya di tulis dengan memakai kalimat tunggal atau kalimat majemuk.

Berikut ciri dari kalimat teks eksposisi :

1. Menggunakan kalimat bahasa yang baku.

2. Berisikan informasi tentang seputar pengetahuan.

3. Penyampaian teks yang lugas atau apa adanya dan tidak berbelit-belit.

4. Tulisan tidak berpihak kepada lainnya atau tidak memihak, dan tidak memaksakan kemauan penulis ke dalam kalimat.

5. Kalimat bersifat objektif dan netral.

6. Berisikan data yang akurat dan jelas adanya untuk dipakai sebagai fakta pendukung.

7. Fakta dalam kalimat dipakai untuk kontribusi atau sebagai alat konkritasi atau perwujudan.

8. Teks berisikan kalimat informasi yang mengajak.

Jenis Jenis Teks Eksposisi

Teks eksposisi terdiri dari dua jenis yaitu teks eksposisi analitik dan teks eksposisi hortatorik.

Di kutip dari Modul Bahasa Indonesia Paket C Tingkatan V Modul Tema 2, Berikut pengertian dari jenis teks eksposisi :

  • Teks Eksposisi Analitik

Kalimat yang terdapat di teks ini terdiri dari beberapa struktur sebagai mengungkapkan pendapat (tesis, argumen, kesimpulan atau penegasan ulang).

Teks eksposisi analitik mengajak pembaca untuk memahami suatu permasalahan yang sesuai dengan topiknya.

  • Teks Eksposisi Hortatorik

Fungsi dari kalimat ini untuk mempengaruhi pembaca terhadap suatu permasalahan yang tersangkut atau topik.

Pembaca dapat memberikan pendapat mengenai isi teks eksposisi tersebut.

Kalimat ini terdiri dari struktur tesis, argumen dan memberikan dorongan atau sebuah bujukan.

Contoh Teks Eksposisi beserta Analisis

Manfaat Membaca

Buku membuka jendela dunia, Kalimat tersebut menjadi hal yang sering sekali dipakai sebagai mengajak seseorang untuk membaca.

Membaca juga merupakan hal yang wajib dan penting bagi kita.

Manfaat dari membaca ada banyak sekali, yaitu sebagai berikut ini.

Pertama, membaca dapat memberikan banyak pengetahuan tentang hal di dunia ini seperti contoh ilmu alam, seni, olahraga, teknologi, dan budaya baik yang ditulis di buku maupun dalam surat kabar.

Hal yang kedua, ialah kita akan mengetahui banyak berita dan juga informasi tentang sesuatu yang sedang maupun yang telah terjadi pada dunia ini.

Aktivitas membaca dapat memberikan kesenangan bagi pembaca.

Ketika kita lelah, kita dapat membaca buku, koran, atau semacam majalah pada kolom hiburan seperti misal komedi, cerpen, kuis dan lainnya.

Hal tersebut dapat dilakukan pada diri kita agar jauh lebih santai.

Hal tersebut menjelaskan bahwa setiap orang perlu membaca untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, dan juga hiburan.

Akan tetapi, tidak semua dari kita suka membaca bahkan sama sekali.

Berikut ini cara atau langkah yang seharusnya kita lakukan agar kita selalu gemar untuk membaca :

  • Tentukan jenis bacaan yang kamu sukai.
  • Cobalah membaca berbagai jenis buku dengan tema dan cerita yang berbeda.
  • Pergilah ke perpustakaan yang dekat, kamu bisa membaca buku sebanyak apa pun secara gratis dalam berbagai tema.
  • Buatlah lingkungan membaca yang baik, kamu bisa mencari tempat sekiranya dapat membuatmu tenang dan nyaman untuk membaca. Bahkan, beberapa segelintir orang sangat suka membaca dengan mendengarkan musik.

Analisis Kalimat Struktur Teks Eksposisi :

1. Pernyataan pendapat (tesis) di dalam teks eksposisi ” Manfaat Membaca ” ialah Buku membuka jendela dunia.

2. Kalimat argumentasinya ialah membaca bisa memberikan pengetahuan yang banyak tentang hal di dunia ini dan kita akan mengetahui banyak berita dan informasi tentang sesuatu yang sedang ataupun yang telah terjadi.

3. Bagian rekomendasi atau yang disarankan adalah tentukanlah jenis bacaan yang kamu sukai, cobalah berbagai jenis buku dengan tema dan nuansa cerita yang berbeda.

Pergilah ke perpustakaan terdekat atau setempat, dan ciptakanlah sebuah lingkungan membaca yang baik dan nyaman.

Budaya Tradisional Semakin Tergerus

Banyak aspek yang telah dicapai oleh bangsa Indonesia di usianya 70 tahun setelah kemerdekaan yang perayaannya telah berlangsung.

Akan tetapi, kenyataannya pencapaian ini hanyalah sebatas keberhasilan secara fisik saja.

Kemampuan bangsa Indonesia untuk bersaing pada bidang seni budaya, khususnya di seni dan budaya tradisional, masih tertinggal jauh dibandingkan dari negara lainnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman seni dan budaya tradisional.

Tentu saja Indonesia bisa bersaing dalam bidang seni budaya dengan negara lainnya. Munculnya generasi muda sebagai pewaris budaya tradisional harus di motivasi untuk selalu melestarikannya.

Semangat pengembangan terhadap seni dan budaya harus di tanamkan sejak dini. Generasi muda dapat mengembangkan budaya tradisional tidak hanya di negaranya sendiri, namun juga dapat mengembangkan di kancah Internasional.

Perkembangan seni dan budaya di Indonesia pada era globalisasi sekarang mengalami kendala yang besar.

Sekarang ini masyarakat sudah terimbas dari efek globalisasi ini. Terdapat banyak cerita ataupun budaya tradisional yang di punyai oleh bangsa Indonesia yang terlupakan.

Budaya tradisional yang semakin tergerus dengan adanya modernisasi dari negara luar.

Kondisi seni dan budaya tradisional perlu menjadi perhatian bagi semua pihak.

Kondisi seperti ini harus menjadi pemicu berbagai belah pihak untuk selalu melestarikan seni budaya tradisional ini. Dengan demikian, budaya Nusantara bisa dibangun di negeri sendiri.

Budaya Nusantara mampu sejajar dengan adanya budaya dari negara lainnya. Maka, tidak akan ada yang memandang budaya Nusantara dengan sebelah mata lagi.

Analisis Kalimat Struktur Teks Eksposisi :

1. Pernyataan pendapat (tesis) dalam teks eksposisi tersebut ” Budaya Tradisional Semakin Tergerus ” adalah banyak aspek yang telah dicapai bangsa Indonesia pada usianya 70 tahun setelah kemerdekaan yang perayaannya telah berlangsung.

Akan tetapi pencapaian ini hanyalah sebatas keberhasilan berupa fisik.

2. Kalimat argumentasinya adalah Sekarang ini masyarakat sudah terimbas dari efek globalisasi ini.

Terdapat banyak cerita ataupun budaya tradisional yang di punyai oleh bangsa Indonesia yang terlupakan.

Budaya tradisional yang semakin tergerus dengan adanya modernisasi dari negara luar.

3. Bagian yang disarankan ialah Kondisi seperti ini harus menjadi pemicu berbagai belah pihak untuk selalu melestarikan seni budaya tradisional ini.

Dengan demikian, budaya Nusantara bisa dibangun di negeri sendiri.

Penutup

Artikel di atas adalah pengertian dan beberapa penjelasan dari struktur dan juga ciri ciri teks eksposisi dengan beserta contoh dan kaidahnya.

Sekarang tentu kamu akan dapat lebih mudah untuk memahami tentang struktur dan juga ciri ciri teks eksposisi.

Dengan melihat dan membaca artikel di atas, semoga dapat membantumu untuk semakin lebih paham lagi tentang jenis-jenis teks lainnya.

Teks Eksposisi Menurut Para Ahli

Berikut ini definisi atau penjelasan teks eksposisi menurut para ahli bahasa :

Gorys Keraf

Teks eksposisi ialah suatu wacana yang menguraikan atau memaparkan suatu objek tertentu untuk memperluas pengetahuan atau pandangan seorang pembaca.

Macken

Menurutnya, teks eksposisi merupakan teks yang memiliki tujuan dan fungsi untuk menjelaskan sebuah persoalan atau informasi dari penulis kepada pembaca.

Jos Daniel Parera

Teks eksposisi ialah suatu kalimat atau teks yang ditujukan untuk menyampaikan sebuah informasi dari pengarang kepada pembaca terhadap kejadian atau suatu masalah tertentu.

Chaer Al Wasilah

Eksposisi merupakan suatu wacana yang menguraikan sebuah objek tertentu untuk memperluas pengetahuan dan pandangan seorang pembaca.

Struktur Teks Eksposisi

Struktur Ciri ciri Teks Eksposisi
pixabay.com

Teks eksposisi disusun dengan berdasarkan pernyataan pendapat atau tesis, argumentasi, dan juga penegasan ulang. Bagian tesis berisikan paragraf pembuka yang dipaparkan oleh penulis.

Pada bagian argumentasi berupa isi paragraf yang berisi suatu alasan dan juga dukungan pernyataan.

Di bagian argumentasi ini berisi sebuah data dan fakta. Dan terakhir ialah penegasan ulang yang berada di akhir paragraf.

Kalimat ini untuk mengulang kembali pernyataan tersebut, kemudian meyakinkan pembaca tentang kebenaran.

Dikutip dari buku Teks Eksposisi dan Perangkatnya, merupakan sebuah buku karya dari Sulastriningsih Djumingin. Berikut pengertian tentang susunan struktur teks eksposisi :

1. Awalan

Pembukaan ialah kalimat yang mengenai pandangan awal pada suatu topik. Pandangan ini sifatnya opsional dapat di tulisan maksudnya atau tidak.

2. Pendapat (Tesis)

Kalimat teks eksposisi yang ini adalah bagian yang berisikan pendapat penulis. Di bagian tesis ini, membahas tentang suatu topik yang sedang dipermasalahkan.

Pernyataan pendapat merupakan kalimat yang berisi seperti gagasan, opini, ide, anggapan, dan argumentasi yang dipaparkan oleh penulis terhadap suatu peristiwa.

3. Bukti atau Argumen

Argumen berisi tentang pendukung pendapat berupa bukti yang di cantumkan oleh penulis. Di dalam menulis argumen, teks kalimat tidak cuma terdiri dari satu posisi saja.

Argumentasi berfungsi untuk memperkuat tulisan sehingga membutuhkan data hasil temuan, fakta yang jelas dan pernyataan dari para ahli.

Di dalam teks eksposisi, paragraf berisikan argumen mampu mendukung pendapat dari penulis. Berikut merupakan ciri ciri kalimat argumentasi :

  • Kalimat argumentatif berisi data yang sesuai dengan fakta di lapangan, objektif, data resmi dan hasil riset para ahli. Karena data ini sangat penting untuk memperkuat argumen sebagai pembantu tulisan.
  • Terdapat perumusan masalah suatu permasalahan yang logis analisis, dan kritis.
  • Berisi ide pokok, gagasan, point of view, dan juga pendapat para ahli tentang suatu masalah.
  • Kalimat argumentatif berisikan sebuah kesimpulan perihal suatu permasalahan. Selain itu juga ada solusi untuk penyelesaian masalah tersebut.

4. Penegasan Ulang Pendapat

Dapat disebut dengan paragraf penutup, karena berisi tentang penegasan ulang, penulis memakai kalimat yang berbeda. Tujuan dari kalimat penutup ini adalah untuk menegaskan paragraf argumen, menambah rekomendasi, dan juga saran.

Ciri Kebahasaan Teks eksposisi

Ciri Kebahasaan Teks Eksposisi
pixabay.com

Teks eksposisi memakai kata penghubung seperti misal meskipun, demikian, sebaliknya, oleh sebab itu dan pertama.

Konjungsi dipakai untuk tanda penghubung antara kalimat tunggal dan juga kalimat beragam.

Kalimat tunggal sendiri terdiri dari satu subjek, satu predikat, objek, dan juga keterangan seperti waktu dan tempat jika ada.

Misalnya kalimat majemuk atau kalimat beragam tunggal yaitu Trio (subjek) berteman (predikat) dengan Ilyas (objek).

Dan kalimat majemuk terdiri dari satu subjek atau dua predikat lebih di dalamnya. Kalimat ini memakai keterangan sebagai pelengkap di dalamnya.

Seperti misal kalimat majemuk yaitu Trio memakai celana merah dan temannya memakai baju putih.

Ciri Ciri Bahasa Teks Eksposisi antara lain :

  • Menggunakan pronomina

Kalimat dalam teks digunakan untuk mengganti orang atau sebuah benda. Misalnya seperti kita, aku, kami, saya, atau mereka.

  • Nomina

Nomina adalah kata yang menyertai kata tempat, nama orang, dan juga nama benda.

  • Kata Adverbia

Kalimat yang terdapat dari teks eksposisi kebanyakan menggunakan keterangan kata kerja (verba), kata benda (nomina), dan kata sifat (adjektiva).

Ciri Ciri Teks Eksposisi

Bahasa dalam teks eksposisi memiliki banyak konjungsi atau kata penghubung.

Kata penghubung seperti pertama, meskipun, sedangkan, sebaliknya di tulis dengan memakai kalimat tunggal atau kalimat majemuk.

Berikut ciri dari kalimat teks eksposisi :

1. Menggunakan kalimat bahasa yang baku.

2. Berisikan informasi tentang seputar pengetahuan.

3. Penyampaian teks yang lugas atau apa adanya dan tidak berbelit-belit.

4. Tulisan tidak berpihak kepada lainnya atau tidak memihak, dan tidak memaksakan kemauan penulis ke dalam kalimat.

5. Kalimat bersifat objektif dan netral.

6. Berisikan data yang akurat dan jelas adanya untuk dipakai sebagai fakta pendukung.

7. Fakta dalam kalimat dipakai untuk kontribusi atau sebagai alat konkritasi atau perwujudan.

8. Teks berisikan kalimat informasi yang mengajak.

Jenis Jenis Teks Eksposisi

Teks eksposisi terdiri dari dua jenis yaitu teks eksposisi analitik dan teks eksposisi hortatorik.

Di kutip dari Modul Bahasa Indonesia Paket C Tingkatan V Modul Tema 2, Berikut pengertian dari jenis teks eksposisi :

  • Teks Eksposisi Analitik

Kalimat yang terdapat di teks ini terdiri dari beberapa struktur sebagai mengungkapkan pendapat (tesis, argumen, kesimpulan atau penegasan ulang).

Teks eksposisi analitik mengajak pembaca untuk memahami suatu permasalahan yang sesuai dengan topiknya.

  • Teks Eksposisi Hortatorik

Fungsi dari kalimat ini untuk mempengaruhi pembaca terhadap suatu permasalahan yang tersangkut atau topik.

Pembaca dapat memberikan pendapat mengenai isi teks eksposisi tersebut.

Kalimat ini terdiri dari struktur tesis, argumen dan memberikan dorongan atau sebuah bujukan.

Contoh Teks Eksposisi beserta Analisis

Manfaat Membaca

Buku membuka jendela dunia, Kalimat tersebut menjadi hal yang sering sekali dipakai sebagai mengajak seseorang untuk membaca.

Membaca juga merupakan hal yang wajib dan penting bagi kita.

Manfaat dari membaca ada banyak sekali, yaitu sebagai berikut ini.

Pertama, membaca dapat memberikan banyak pengetahuan tentang hal di dunia ini seperti contoh ilmu alam, seni, olahraga, teknologi, dan budaya baik yang ditulis di buku maupun dalam surat kabar.

Hal yang kedua, ialah kita akan mengetahui banyak berita dan juga informasi tentang sesuatu yang sedang maupun yang telah terjadi pada dunia ini.

Aktivitas membaca dapat memberikan kesenangan bagi pembaca.

Ketika kita lelah, kita dapat membaca buku, koran, atau semacam majalah pada kolom hiburan seperti misal komedi, cerpen, kuis dan lainnya.

Hal tersebut dapat dilakukan pada diri kita agar jauh lebih santai.

Hal tersebut menjelaskan bahwa setiap orang perlu membaca untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, dan juga hiburan.

Akan tetapi, tidak semua dari kita suka membaca bahkan sama sekali.

Berikut ini cara atau langkah yang seharusnya kita lakukan agar kita selalu gemar untuk membaca :

  • Tentukan jenis bacaan yang kamu sukai.
  • Cobalah membaca berbagai jenis buku dengan tema dan cerita yang berbeda.
  • Pergilah ke perpustakaan yang dekat, kamu bisa membaca buku sebanyak apa pun secara gratis dalam berbagai tema.
  • Buatlah lingkungan membaca yang baik, kamu bisa mencari tempat sekiranya dapat membuatmu tenang dan nyaman untuk membaca. Bahkan, beberapa segelintir orang sangat suka membaca dengan mendengarkan musik.

Analisis Kalimat Struktur Teks Eksposisi :

1. Pernyataan pendapat (tesis) di dalam teks eksposisi ” Manfaat Membaca ” ialah Buku membuka jendela dunia.

2. Kalimat argumentasinya ialah membaca bisa memberikan pengetahuan yang banyak tentang hal di dunia ini dan kita akan mengetahui banyak berita dan informasi tentang sesuatu yang sedang ataupun yang telah terjadi.

3. Bagian rekomendasi atau yang disarankan adalah tentukanlah jenis bacaan yang kamu sukai, cobalah berbagai jenis buku dengan tema dan nuansa cerita yang berbeda.

Pergilah ke perpustakaan terdekat atau setempat, dan ciptakanlah sebuah lingkungan membaca yang baik dan nyaman.

Budaya Tradisional Semakin Tergerus

Banyak aspek yang telah dicapai oleh bangsa Indonesia di usianya 70 tahun setelah kemerdekaan yang perayaannya telah berlangsung.

Akan tetapi, kenyataannya pencapaian ini hanyalah sebatas keberhasilan secara fisik saja.

Kemampuan bangsa Indonesia untuk bersaing pada bidang seni budaya, khususnya di seni dan budaya tradisional, masih tertinggal jauh dibandingkan dari negara lainnya.

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki keragaman seni dan budaya tradisional.

Tentu saja Indonesia bisa bersaing dalam bidang seni budaya dengan negara lainnya. Munculnya generasi muda sebagai pewaris budaya tradisional harus di motivasi untuk selalu melestarikannya.

Semangat pengembangan terhadap seni dan budaya harus di tanamkan sejak dini. Generasi muda dapat mengembangkan budaya tradisional tidak hanya di negaranya sendiri, namun juga dapat mengembangkan di kancah Internasional.

Perkembangan seni dan budaya di Indonesia pada era globalisasi sekarang mengalami kendala yang besar.

Sekarang ini masyarakat sudah terimbas dari efek globalisasi ini. Terdapat banyak cerita ataupun budaya tradisional yang di punyai oleh bangsa Indonesia yang terlupakan.

Budaya tradisional yang semakin tergerus dengan adanya modernisasi dari negara luar.

Kondisi seni dan budaya tradisional perlu menjadi perhatian bagi semua pihak.

Kondisi seperti ini harus menjadi pemicu berbagai belah pihak untuk selalu melestarikan seni budaya tradisional ini. Dengan demikian, budaya Nusantara bisa dibangun di negeri sendiri.

Budaya Nusantara mampu sejajar dengan adanya budaya dari negara lainnya. Maka, tidak akan ada yang memandang budaya Nusantara dengan sebelah mata lagi.

Analisis Kalimat Struktur Teks Eksposisi :

1. Pernyataan pendapat (tesis) dalam teks eksposisi tersebut ” Budaya Tradisional Semakin Tergerus ” adalah banyak aspek yang telah dicapai bangsa Indonesia pada usianya 70 tahun setelah kemerdekaan yang perayaannya telah berlangsung.

Akan tetapi pencapaian ini hanyalah sebatas keberhasilan berupa fisik.

2. Kalimat argumentasinya adalah Sekarang ini masyarakat sudah terimbas dari efek globalisasi ini.

Terdapat banyak cerita ataupun budaya tradisional yang di punyai oleh bangsa Indonesia yang terlupakan.

Budaya tradisional yang semakin tergerus dengan adanya modernisasi dari negara luar.

3. Bagian yang disarankan ialah Kondisi seperti ini harus menjadi pemicu berbagai belah pihak untuk selalu melestarikan seni budaya tradisional ini.

Dengan demikian, budaya Nusantara bisa dibangun di negeri sendiri.

Penutup

Artikel di atas adalah pengertian dan beberapa penjelasan dari struktur dan juga ciri ciri teks eksposisi dengan beserta contoh dan kaidahnya.

Sekarang tentu kamu akan dapat lebih mudah untuk memahami tentang struktur dan juga ciri ciri teks eksposisi.

Dengan melihat dan membaca artikel di atas, semoga dapat membantumu untuk semakin lebih paham lagi tentang jenis-jenis teks lainnya.

Mas Wahyu Aku hanyalah orang desa yang mempunyai mimpi ingin menjadi Presiden RI